Analisis disiplin melakukan verifikasi dalam berita

Nama : Erma Desy Ismail
NIM : A310140018
Kelas : 6A
Topik : Analisis disiplin melakukan verifikasi

BERITA

Jumat 14 April 2017, 21:07 WIB

Libur Panjang, Jumlah Penumpang Pelabuhan Merak Naik Berkali Lipat
Muhammad Iqbal
cb5ea8d3-2e59-4bc4-a65b-8d5af21b7110
Ilustrasi soal keramaian di Pelabuhan Merak (Muhamad Rizky via pasangmata.com)

FOKUS BERITA : Macet Liburan Paskah

Cilegon – Lonjakan penumpang baik pejalan kaki maupun kendaraan roda dua dan empat mengalami peningkatan hingga 100 persen pada hari libur pertama Paskahdi Pelabuhan Merak, Banten. Kepadatan pun sempat terjadi pada jumat dini hari tadi.
Dari data yang diperoleh, jumlah penumpang pejalan kaki mencaopai 7.033 orang. Sementara untuk kendaraan roda dua mencapai 2.237, roda empat sebanyak 2,921 penumpang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan jika dibanding hari biasa.
“kalau lihat data kenaikan penumpang mobil dua kali lipat, motor empat kali lipat, penumpang pejalan kaki empat kali lipat dari biasa,” kata Humas ASDP Indonesia Ferry Merak, Mario S Oetomo, saat dikonfirmasi, Jumat (14/4/2017).
Pihak ASPD Merak sendiri sudah menyiapkan enam loket tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut. Data kenaikan jumlah penumpang itu tercatat sejak Kamis Pukul 08.00 WIB hingga Jumat pukul 08.00 WIB. “Tadi malam sekitar jam dua sampai tiga sudah padat, Cuma nggak sampai ke luar pelabuhan, terpantau padat saja,” ujar Mario.
PT ASDP memprediksi lonjakan penumpang masih terus terjadi hingga Sabtu malam nanti. Sementara itu, untuk puncak arus balik libur panjang, mario mengatakan hal tersebut akan terjadi pada Minggu sore.
“kalau arus balik kami prediksi Minggu sore sampai malam, karena Senin kan harus kerja lagi,” ujarnya.
(dnu/dnu)

sumber : detik.com

Analisis disiplin melakukan verifikasi
Berita di atas menerangkan bahwa lonjakan penumpang mengalami peningkatan 100 persen. Dan data itu di dukung dengan fakta dari jumlah data yakni jumlah penumpang pejalan kaki mencaopai 7.033 orang. Sementara untuk kendaraan roda dua mencapai 2.237, roda empat sebanyak 2,921 penumpang, dan data itu disampaikan oleh humas ASDP Indonesia Ferry Merak, Mario S Oetomo yang dikonfirmasi pada hari jumat tanggal 14 April 2017. Terdapat fakta yang di sampaikan oleh Mario dalam berita di atas yakni “Tadi malam sekitar jam dua sampai tiga sudah padat, Cuma nggak sampai ke luar pelabuhan, terpantau padat saja,” . Mario juga menyampaikan opini yakni kalau arus balik kami prediksi Minggu sore sampai malam, karena Senin kan harus kerja lagi,”. Jadi kesimpulannya disiplin melakukan verifikasi dalam berita diatas dapat kita ketahui melalui fakta yang didukung dengan data serta sumber yang jelas dan juga terdapat opini yang ditulis seperti apa yang dikatakan narasumber, dan berita diatas ditulis tanpa ada kebohongan karna penyajian berita disampaikan atau ditulis sesuai dengan fakta, data dan opini yang jelas yang disampaikan oleh narasumber. Dan dalam berita ini bahkan nama narasumber dan kapan dia diwawancarai ditulis dalam berita.

Iklan

Candi Ijo, Si Cantik dari Yogyakarta

Nama : Erma Desy Ismail

NIM : A310140018

Kelas : 6A

Candi Ijo, si Cantik dari di Yogyakarta

 

Gambar-Sunset-Candi-Ijo-Yogyakarta

sumber: google.com

Yogyakarta sering di jadikan destinasi favorit bagi para wisatawan untuk berlibur dan menikmati akhir pekan. Terutama para pekerja kota-kota besar yang rela datang ke Yogyakarta untuk sedekar menyegarkan otak mereka yang selalu diperas saat hari bekerja. Yogyakarta juga menjadi pilihan study tour favorif bagi pelajar dari dalam dan luar kota. Maka dari itu ada meme yang sempat viral di media sosial dengan tulisan ‘kalau pusing dan stress obatnya berlibur ke Yogyakarta’.
Pantai parangtritis, Malioboro, Candi Prambanan adalah destinasi yang sangat terkenal di Yogyakarta, banyak wisatawan lokal dan manca negara yang berkunjung ketempat- tempat itu, selain itu terdapat salah satu destinasi di Yogyakarta yang belum di ketahui orang banyak. Candi Ijo, destinasi yang masih perawan dan belum populer dikalangan wisatawan Yogyakarta tak kalah apik dengan destinasi yang sudah ada di Yogjakarta.
Candi Ijo terletak di dukuh Groyokan, desa Sambirejo, kecamatan Prambanan, Sleman. Terletak tidak jauh dari Candi Prambanan, menjadikan akses menuju Candi Ijo ini sangat mudah bagi wisatawan.
Para wisatawan harus menempuh perjalanan berkisar antara 15 menit dari Candi Prambanan dan melewati bukit yang dikenal dengan nama bukit ijo untuk sampai disana. Akses menuju candi ijo melewati jalan yang berkelok dan curam, serta jalan yang bergelombang, namun disepanjang perjalanan mata kita akan disuguhkan oleh pemadangan persawahan dan perbukitan yang indah.
Rasa lelah yang ditempuh selama perjalanan akan terbayarkan dengan keindahan yang akan membuat para wisatawan terkesan dengan keadaan alam yang masih alami, yang berada di sekitaran kompleks Candi. Candi Ijo merupakan candi yang bercorak hindu. Tiket masuk kompleks candi tidak dikenai tarif, pengunjung cukup menulis nama serta asal kota pada buku tamu yang disediakan oleh petugas.
Letak Candi Ijo berada pada ketinggian 410 m diatas permukaan laut menjadikan kompleks candi ijo menjadi lokasi candi tertinggi di Yogyakarta. Candi Ijo dibangun sekitar abad ke-9, komplek candi terdiri dari 17 struktur bangunan yang terbagi menjadi 11 teras yang berundak.
Candi ini relatif sepi karena terletak di ketinggian dari pada candi-candi yang lainnya, dan aksesnya yang cukup buruk untuk sampai ke candi ini. Kelebihan dari candi ini, komplek candi ini sudah tertata rapi, serta bersih, dan sudah disediakan beberapa tempat sampah dibeberapa titik di komplek candi.
Waktu terbaik untuk menikmati kawasan kompleks Candi Ijo adalah pada sore hari dimana bebatuan candi terguyur sinar mentari senja. Selain itu pengunjung bisa menyaksikan sunset yang sangat indah dari Candi, dan menyaksikan kota Jogya dari ketinggian. Pengunjung akan mendapatkan golden sunset dan merasakan surga diketinggian Yogjakarta ketika berlibur ke candi ini.
Candi ijo dapat dijadikan sebagai salah satu bagian dari destinasi yang wajib dikunjungi ketika berlibur ke Yogyakarta. Panorama alam dan golden sunset yang disuguhkan komplek candi ini akan membuat pengunjung betah berlama-lama dan tentunya pengunjung akan memiliki hasrat untuk datang kembali di kawasan komplek candi ini. 

Analisis Kelayakan Berita

Nama : Erma Desy Ismail
NIM : A310140018
Kelas : 6A
Blog : ermadesyismail.wordpress.com

 

IMG-20170420-WA0045.jpg

Foto peristiwa diatas tergolong kedalam magnitude (besar), karena mempengaruhi bagi kehidupan orang banyak. Foto diadats adalah foto lomba kicau burung yang berada dikranggan, kartasura. Lomba kicau burung sudah menjadi hal yang familiar bagi pencinta burung, dan perlombaan ini biasa disebut dengan “gantangan”. Secara tidak langsung dengan diadakannya perlombaan ini menyebabkan pecinta kicau burung semakin bertambah. Sehingga foto diatas dapat dijadikan berita dan tergolong dalam kelayakan berita magnitude .

 

 

 

 

NAJWA SHIHAB

 

 

 

Najwa Shihab yang akrab dipanggil Nana, lahir di Makassar 16 September 1977, umur 39 tahun . Dia adalah seorang pembawa acara berita di stasiun televisi Metro TV. Dia   menjadi anchor program berita prime time Metro Hari Ini dan program bincang-bincang Mata Najwa. Najwa adalah putri kedua Quraisy Shihab, Menteri Agama era Kabinet Pembangunan VII. Nana menikah dengan Ibrahim Assegaf, dan sudah memiliki satu orang anak laki-laki yang akrab dipanggil Izzat (14 tahun).

Najwa adalah alumni Fakultas Hukum UI tahun 2000. Semasa SMA ia terpilih mengikuti program AFS, yang di Indonesia program ini dilaksanakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya, selama satu tahun di Amerika Serikat. Merintis karier di RCTI, tahun 2001 ia memilih bergabung dengan Metro TV karena stasiun TV itu dinilai lebih menjawab minat besarnya terhadap dunia jurnalistik.

Najwa pada tahun 2005 memperoleh penghargaan dari PWI Pusat dan PWI Jaya untuk laporan-laporannya dari Aceh, saat bencana tsunami melanda kawasan itu, Desember 2004. Liputan dan laporannya dinilai memberi andil bagi meluasnya kepedulian dan empati masyarakat luas terhadap tragedi kemanusiaan tersebut.

Najwa tiba di Aceh pada hari-hari pertama bencana, menjadi saksi mata kedahsyatan musibah itu, berada di tengah tumpukan mayat yang belum terurus, dan menjadi saksi pula betapa pemerintah tidak siap menghadapinya. Tak heran beberapa laporan live-nya amat emosional. Meski demikian ia tidak kehilangan daya kritis dan ketajamannya, kendati orang yang dianggap paling bertanggung jawab atas penanganan pasca-bencana adalah Alwi Shihab, Menko Kesra waktu itu, yang tak lain adalah pamannya. Pakar komunikasi UI, Effendi Ghazali yang terkesan dengan laporan-laporannya, menyebut fenomena itu sebagai Shihab vs. Shihab.

Tahun 2006 ia terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards. Pada tahun yang sama, bersama sejumlah wartawan dari berbagai negara, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association. Tahun 2010, Najwa Shihab masuk sebagai nominasi Presenter Berita Terbaik Panasonic Awards, walaupun pada akhirnya Putra Nababan sebagai pemenang Najwa Shihab meraih penghargaan Asian Television Awards (ATA) 2011 Pemenang Kedua atau Highly Commended sebagai untuk kategori Best Current Affairs Presenter dalam acara Mata Najwa di Metro TV. Sebelumnya pada tahun 2009 juga menjadi Juara kedua dan pada tahun 2007 menjadi Juara Ketiga.

Tahun 2007, pengakuan terhadap profesionalisme Najwa tidak hanya datang dari dalam negeri, tapi juga manca negara. Terbukti, selain kembali masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards, ia juga masuk nominasi (5 besar) ajang yang lebih bergengsi di tingkat Asia, yaitu Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs/Talkshow presenter. Pengumuman pemenang dilangsungkan bulan November 2007 di Singapura. Jika pada Panasonic Awards pemenang dipilih dari jumlah sms terbanyak, maka penentuan pemenang pada Asian TV Awards dilakukan oleh panel juri yang beranggotakan TV broadcaster senior dari berbagai negara di Asia.

Presenter Najwa Shihab dari MetroTV meraih penghargaan Young Global Leader (YGL) 2011 dari World Economic Forum (WEF) yang berkedudukan di Geneva, Swiss.

Penghargaan YGL diberikan WEF setiap tahun terhadap para profesional muda berusia di bawah 40 tahun dari seluruh dunia.

Ribuan kandidat diseleksi secara ketat oleh sebuah Komite Seleksi yang diketuai Ratu Rania Al Abdullah dari Yordania. Najwa Shihab terlilih sebagai YGL 2011 setelah Komite Seleksi melakukan penyaringan yang sangat ketat terhadap ribuan profesional muda di berbagai disiplin ilmu dan profesi, dari seluruh dunia.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Executive Chairman The Forum of Young Global Leaders, Klaus Schwab dan Senior Director Head of The Forum of Young Global Leaders, David Aikman, Najwa Shihab terpilih sebagai YGL 2011 karena pencapaian profesional, komitmen terhadap masyarakat dan kontribusinya yang potensial dalam membentuk masa depan dunia dengan kepemimpinannya yang memberi inspirasi terhadap kaum muda lainnya.

Dengan pencapaian itu, Najwa Shihab diundang untuk menjadi anggota aktif dari The Forum of Young Global Leaders. Forum ini merupakan jaringan profesional muda pilihan dari seluruh dunia yang diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan bagi penyelesaian masalah global. Najwa Shibab bergabung dengan Metro TV sebagai news presenter sejak 2000 dan kini ia menjadi anchor program Mata Najwa.

Salah satu acara yang dipandu Najwa Shihab dan cukup membekas di benak publik, adalah debat kandidat Gubernur DKI Jakarta. Debat yang mempertemukan pasangan Fauzi BowoPriyanto dan Adang DaradjatunDani Anwar itu diselenggarakan oleh KPUD DKI Jakarta, disiarkan secara langsung oleh Metro TV dan Jak TV. Najwa terpilih sebagai pemandu debat menyisihkan sejumlah pembawa acara yang diseleksi KPUD DKI Jakarta.

Kendati telah memutuskan untuk total di dunia jurnalistik dan TV broadcast, Najwa terus menerus berupaya memperkuat dan memperkaya wawasan keilmuannya. Awal 2008 mendatang dia akan terbang ke Australia sebagai peraih Full Scholarship for Australian Leadership Awards. Ia akan mendalami hukum media.

Hal yang sangat menarik dari Najwa adalah dia termasuk wartawan yang pertama mewawancarai Presiden SBY, tidak lama setelah pelantikan. Hampir semua tokoh politk nasional pernah ia wawancarai. Tokoh mancanegara yang pernah ia wawancarai antara lain adalah mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

 

 

Refensi :

https://id.wikipedia.org/wiki/Najwa_Shihab diakses Minggu 5 Maret 2017 pukul 16.30 wib

http://bio.or.id/biografi-najwa-shihab/ diakses Minggu 5 Maret 2017 pukul 16.35 wib

https://www.google.com/search?q=najwa+shihab&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjevNj2jsHSAhWFS7wKHQowBEUQ_AUICCgB&biw=1360&bih=657#imgrc=A5ED8r-lFAaqwM: diakses senin 6 Maret 2017 pukul 12.13 wib

Najwa Shihab

 

 

 

 

NAJWA SHIHAB

 

 

 

Najwa Shihab yang akrab dipanggil Nana, lahir di Makasar 16 September 1977, umur 39 tahun . Dia adalah seorang pembawa acara berita di stasiun televisi  Metro TV.  Dia   menjadi anchor program berita prime time metro hari ini  dan program bincang-bincang Mata Najwa. Najwa adalah putri kedua Quraisy Shibah, Menteri Agama era Kabinet Pembangunan VII. Nana menikah dengan Ibrahim Assegaf, dan sudah memiliki satu orang anak laki-laki yang akrab dipanggil Izzat (14 tahun).

Najwa adalah alumni Fakultas Hukum UI tahun 2000. Semasa SMA ia terpilih mengikuti program AFS, yang di Indonesia program ini dilaksanakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya, selama satu tahun di Amerika Serikat. Merintis karier di RCTI, tahun 2001 ia memilih bergabung dengan Metro TV karena stasiun TV itu dinilai lebih menjawab minat besarnya terhadap dunia jurnalistik.

Najwa pada tahun 2005 memperoleh penghargaan dari PWI Pusat dan PWI Jaya untuk laporan-laporannya dari Aceh, saat bencana tsunami melanda kawasan itu, Desember 2004. Liputan dan laporannya dinilai memberi andil bagi meluasnya kepedulian dan empati masyarakat luas terhadap tragedi kemanusiaan tersebut.

Najwa tiba di Aceh pada hari-hari pertama bencana, menjadi saksi mata kedahsyatan musibah itu, berada di tengah tumpukan mayat yang belum terurus, dan menjadi saksi pula betapa pemerintah tidak siap menghadapinya. Tak heran beberapa laporan live-nya amat emosional. Meski demikian ia tidak kehilangan daya kritis dan ketajamannya, kendati orang yang dianggap paling bertanggung jawab atas penanganan pasca-bencana adalah Alwi Shihab, Menko Kesra waktu itu, yang tak lain adalah pamannya. Pakar komunikasi UI, Effendi Ghazali yang terkesan dengan laporan-laporannya, menyebut fenomena itu sebagai Shihab vs. Shihab.

Tahun 2006 ia terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards. Pada tahun yang sama, bersama sejumlah wartawan dari berbagai negara, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association. Tahun 2010, Najwa Shihab masuk sebagai nominasi Presenter Berita Terbaik Panasonic Awards, walaupun pada akhirnya Putra Nababan sebagai pemenang Najwa Shihab meraih penghargaan Asian Television Awards (ATA) 2011 Pemenang Kedua atau Highly Commended sebagai untuk kategori Best Current Affairs Presenter dalam acara Mata Najwa di Metro TV. Sebelumnya pada tahun 2009 juga menjadi Juara kedua dan pada tahun 2007 menjadi Juara Ketiga.

Tahun 2007, pengakuan terhadap profesionalisme Najwa tidak hanya datang dari dalam negeri, tapi juga manca negara. Terbukti, selain kembali masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards, ia juga masuk nominasi (5 besar) ajang yang lebih bergengsi di tingkat Asia, yaitu Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs/Talkshow presenter. Pengumuman pemenang dilangsungkan bulan November 2007 di Singapura. Jika pada Panasonic Awards pemenang dipilih dari jumlah sms terbanyak, maka penentuan pemenang pada Asian TV Awards dilakukan oleh panel juri yang beranggotakan TV broadcaster senior dari berbagai negara di Asia.

Presenter Najwa Shihab dari MetroTV meraih penghargaan Young Global Leader (YGL) 2011 dari World Economic Forum (WEF) yang berkedudukan di Geneva, Swiss.

Penghargaan YGL diberikan WEF setiap tahun terhadap para profesional muda berusia di bawah 40 tahun dari seluruh dunia.

Ribuan kandidat diseleksi secara ketat oleh sebuah Komite Seleksi yang diketuai Ratu Rania Al Abdullah dari Yordania. Najwa Shihab terlilih sebagai YGL 2011 setelah Komite Seleksi melakukan penyaringan yang sangat ketat terhadap ribuan profesional muda di berbagai disiplin ilmu dan profesi, dari seluruh dunia.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Executive Chairman The Forum of Young Global Leaders, Klaus Schwab dan Senior Director Head of The Forum of Young Global Leaders, David Aikman, Najwa Shihab terpilih sebagai YGL 2011 karena pencapaian profesional, komitmen terhadap masyarakat dan kontribusinya yang potensial dalam membentuk masa depan dunia dengan kepemimpinannya yang memberi inspirasi terhadap kaum muda lainnya.

Dengan pencapaian itu, Najwa Shihab diundang untuk menjadi anggota aktif dari The Forum of Young Global Leaders. Forum ini merupakan jaringan profesional muda pilihan dari seluruh dunia yang diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan bagi penyelesaian masalah global. Najwa Shibab bergabung dengan Metro TV sebagai news presenter sejak 2000 dan kini ia menjadi anchor program Mata Najwa.

Salah satu acara yang dipandu Najwa Shihab dan cukup membekas di benak publik, adalah debat kandidat Gubernur DKI Jakarta. Debat yang mempertemukan pasangan Fauzi BowoPriyanto dan Adang DaradjatunDani Anwar itu diselenggarakan oleh KPUD DKI Jakarta, disiarkan secara langsung oleh Metro TV dan Jak TV. Najwa terpilih sebagai pemandu debat menyisihkan sejumlah pembawa acara yang diseleksi KPUD DKI Jakarta.

Kendati telah memutuskan untuk total di dunia jurnalistik dan TV broadcast, Najwa terus menerus berupaya memperkuat dan memperkaya wawasan keilmuannya. Awal 2008 mendatang dia akan terbang ke Australia sebagai peraih Full Scholarship for Australian Leadership Awards. Ia akan mendalami hukum media.

Hal yang sangat menarik dari Najwa adalah dia termasuk wartawan yang pertama mewawancarai Presiden SBY, tidak lama setelah pelantikan. Hampir semua tokoh politk nasional pernah ia wawancarai. Tokoh mancanegara yang pernah ia wawancarai antara lain adalah mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

 

 

Refensi :

https://id.wikipedia.org/wiki/Najwa_Shihab diakses Minggu 5 Maret 2017 pukul 16.30 wib

http://bio.or.id/biografi-najwa-shihab/ diakses Minggu 5 Maret 2017 pukul 16.35 wib

https://www.google.com/search?q=najwa+shihab&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjevNj2jsHSAhWFS7wKHQowBEUQ_AUICCgB&biw=1360&bih=657#imgrc=A5ED8r-lFAaqwM: diakses senin 6 Maret 2017 pukul 12.13 wib

Tujuan Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mampu berpidato dengan baik dan benar.
  2. Siswa mampu mencatat pokok pidato yang disampaikan teman.
  3. Siswa mampu memberikan kritik dan saran pada pidato yang disampaikan teman.Tujuan Pembelajaran
    1. Siswa mampu berpidato dengan baik dan benar.
    2. Siswa mampu mencatat pokok pidato yang disampaikan teman.
    3. Siswa mampu memberikan kritik dan saran pada pidato yang disampaikan teman.

Evaluasi Pembelajaran

Evaluasi Pembelajaran

Anak-Anak untuk mengakhiri pembelajaran pada minggu ini, ada tugas yang harus kalian kerjakan dan dikumpulkan paling lambat sesuai peraturan pembelajran yang telah disepakati.

Petunjuk pengerjaan :

  1. Bacalah perintah soal dengan cermat
  2. Kerjakan soal dengan sunguh-sunguh dan penuh kejujuran
  3. Hasil pekerjaan dikirim ke email ibu Ermadesyismail@gmail.com , dengan menuliskan nama, no absen, dan kelas .

 

Soal !

  1. Buatlah teks pidato dengan tema HUT RI.
  2. Berikan kritik dan saran mengenai video pidato ini (klik alamat url yang ada dibawah ini) https://www.youtube.com/watch?v=a0PDWKZ8IPI

 

SELAMAT MENGERJAKAN